Sabtu, 01 Desember 2012

Implementasi PSTN ke IPPBX dan VoIP dengan Briker dan Netphonic NG-304

Tulisan ini bersifat praktis, bagi anda yang ingin mengimplementasikan Netphonic NG-304 dan Briker ke dalam IPPBX kantor / usaha anda. Saya sendiri baru saja melakukan implementasi terkait dengan proses perpindahan kantor Magnet Hosting / PT. Indonesia Digital Media ke daerah Kayu Mas, dengan implementasi ini nomor telepon di kantor lama tetap dapat digunakan di kantor baru karena disebrangkan melalui jaringan wireless (local loop).
Meskipun implementasi voip dilakukan secara local, namun secara umum IPPBX dapat digunakan melalui hubungan internet meskipun (mungkin) akan berpengaruh kepada delay dan kualitas suara.

Topologi Sederhana

ng304-briker-ippbx
Peralatan yang digunakan :
  • Netphonic NG 304, yang memiliki 4 port FXO (untuk dicolok Line dari Telkom), netphonic NG 304 ini merupakan VoIP Router, namun pada implementasi yang saya gunakan hanya untuk meredirect panggilan masuk ke 4 Line tersebut ke Briker IPPBX, dan sebaliknya meredirect panggilan dari extension yang terregister di Briker secara random ke 4 Line Telkom yang tercolok di Port FXO. Referensi penjual : http://simantap.com/netphonic/15-netphonic-ng-304.html , rekomendasi dari saya pribadi untuk sales supportnya yang cukup menguasai sehingga bisa melayani pertanyaan saya yang awam VoIP.
  • Briker IPPBX, dalam hal ini yang saya gunakan adalah Ver .1.2 “Kilat”, Briker IPPBX merupakan distribusi Linux yang memungkinkan sebuah PC / Server biasa diubah menjadi Server PBX berbasis IP dengan fitur dan fasilitas yang sudah sangat mumpuni untuk diterapkan pada Bisnis menengah seperti kantor saya. Briker IPPBX saat ini saya install di sebuah PC dengan motherboard dan Processor Atom 330, RAM 1 GB serta 2×160 GB HDD Raid1 (mirror). Distribusi Linux yang canggih ini dikembangkan oleh orang asli Indonesia, namanya Mas Anton, bisa dipelajari lebih lanjut di http://www.briker.org.
  • Linksys PAP2T Internet Phone Adaptor sebanyak 2 buah, masing-masing memiliki 2 Port FXS yang memungkinkan 2 buah telepon biasa analog dikoneksikan sebagai extension ke Briker. Sisanya menggunakan X-Lite Softphones di masing-masing PC, karena penggunaaannya untuk technical dan billing support maka memang preferensi mengangkat telepon melalui head set lebih dipilih supaya bisa sambil beraktifitas sambil menerima panggilan, cukup dimodali dengan headset yang agak bagusan sehingga tidak sakit di telinga :).

Sistem IPPBX

  • Ekstension, baik Linksys PAP2T, X Lite Softphones dan IP Phone SPA921 (yang saya gunakan) terkoneksi sebagai Extension ke Briker IPPBX melalui jaringan TCP / IP dalam hal ini Wireless Network.
  • IPPBX Briker terkoneksi dengan Netphonic NG 304 melalui interface WAN di NG 304, juga melalui Jaringan TCP / IP dalam hal ini kabel UTP karena terletak di satu rak yang sama.
  • 4 Line Telepon dimasukkan ke 4 Port FXO Netphonic NG 304.
Artikel ini mungkin akan berguna bagi anda abila anda;
  • Memiliki Netphonic NG 304 atau seri lainnya yang memiliki port FXO
  • Sudah memiliki sebuah PC / Server yang terinstall Briker IPPBX dan sudah terkoneksi dengan baik Networknya.
  • Memiliki IP Phone / menggunakan X-lite Sofphone dan sudah dapat melakukan registrasi dengan Briker IPPBX melalui SIP.

Konfigurasi VoIP Router Netphonic NG 304

Netphonic NG 304 akan berfungsi melakukan hal-hal sebagai berikut;
  • Mengangkat telepon yang masuk ke port FXO dan *melempar* panggilan tersebut ke Briker IPPBX dengan melakukan Call Out ke Briker IPPBX melalui fasilitas Hotline (langsung diarahkan).
  • Menerima permintaan panggilan keluar setelah dirouting dari IPPBX dan melakukan panggilan keluar dengan menggunakan salah satu dari 4 Port FXO secara random.
Netphonic NG 304 dan mayoritas produk VoIP lainnya dapat diakses dan dikonfigurasi melalui interface Web, secara default Port LAN dari Netphonic NG 304 akan memiliki IP Address 192.168.22.1 (silahkan dipelajari melalui dokumentasi yang disertakan), untuk konfigurasi awal, silahkan colokkan kabel LAN ke port LAN dan sesuaikan IP Address komputer yang ingin anda gunakan untuk melakukan konfigurasi awal.
  • Sesuaikan konfigurasi WAN di dalam NG-304, pastikan bahwa NG-304 bisa terhubung dengan Briker IPPBX (bisa saling melakukan ping), dalam hal ini NG-304 saya berikan IP Address 117.103.52.xx dengan netmask 255.255.255.248 dan gateway ke 117.103.52.xx. Untuk melakukan konfigurasi silahkan klik link WAN > Connected Type di sebelah kiri.
wan-connected-type
  • Karena saya menggunakan IP Address static, maka saya memilih Static IP Address seperti di atas, setelah anda klik OK, maka anda akan dihadapkan ke layar berikutnya yang berisi informasi konfigurasi Network (WAN) Netphonic NG-304.
static-ip-wan
  • Masih melalui Web Interface, anda dapat melakukan setup penamaan Line dari masing-masing FXO melalui menu Line Configure > Line Setting, dalam hal ini saya menamakan sesuai Nomor telepon yang dicolokkan ke masing-masing port tersebut. (Nama IN 1602 Number 1602 untuk Port yang dicolokkan No telepon 85911602, dan seterusnya. Name ini nantinya akan muncul di display extension penerima misalnya “IN 1602″ sementara nomornya akan muncul sebagai nomor line yang melakukan redirect telepon misalnya “1602@117.103.52.xx”, 117.103.52.xx merupakan IP Address dari Briker IPPBX kita.
ng-304-line-configure
  • Pastikan bahwa anda mengenable Hot Line di dalam Line Setting untuk semua FXO karena pada konfigurasi yang saya lakukan, telepon masuk akan langsung di *lempar* ke Briker IPPBX melalui Call Out Routing yang akan kita lakukan kemudian. Jangan lupa untuk klik Modify setelah anda melakukan perubahan.
  • Anda juga bisa melakukan setup apakah panggilan keluar yang dilakukan oleh Netphonic NG 304 dilakukan melalui Line FXO secara random, line number priority (apabila port 1 kosong maka telepon akan menggunakan port tersebut) ataupun rotasi melalui fasilitas Line Configure > Line Feature.
  • Lakukan routing setup terhadap panggilan yang masuk ke dalam FXO untuk pengarahan ke Briker IPPBX (Call Out) melalui menu Routing Setup > VoIP Call Out, yang dimaksud Call Out disini adalah karena NG 304 akan melakukan panggilan keluar (ke Briker) berdasarkan rule yang ada.
ng-304-call-out-routing
  • Masukkan hl1, hl2, hl3 atau hl4 pada Area Code, hl1 mewakili HotLine Port FXO 1 sesuai konfigurasi di Line Configuration, hl2 mewakili port FXO 2 dan seterusnya. Pada kolom destination masukkan IP Address Briker IPPBX anda, maksud dari rule routing ini adalah apabila ada panggilan dengan Area Code hl* maka silahkan diarahkan ke IP Address (Briker IPPBX).
  • Sebagai tambahan, anda sebaiknya mengaktifkan authorization, melalui menu Routing Setup > Authorization untuk menentukan IP Address mana saja yang dapat melakukan panggilan keluar melalui Netphonic NG 304, masukkan IP Address Briker IPPBX anda.
  • Klik tombol Save Modification (paling bawah), agar konfigurasi yang sudah anda lakukan tidak hilang ketike Netphonicnya reboot :).
  • Dengan demikian setup di Netphonic NG 304 untuk keperluan ini sudah selesai dilakukan, dan kita akan melakukan setting di Briker IPPBX.

Konfigurasi SIP Trunk pada Briker IPPBX

Agar panggilan dari dan ke NG 304 dari Briker IPPBX dapat dilakukan, anda dapat menggunakan SIP Trunk antara Briker IPPBX dan Netphonic NG 304.
  • Akses interface Web Briker IPPBX anda, masuk ke menu IPPBX Administration, dan klik menu Trunks di sebelah kiri dan pilih Add SIP Trunk. Masukkan ng304 pada Trunk Name (silahkan diatur sendiri) dan masukkan konfigurasi berikut pada PEER Details (Outgoing Settings);
type=peer&friend qualify=yes nat=never insecure=port,invite host=ng304.xxx context=from-trunk canreinvite=no
  • Kemudian pada Incoming Settings masukkan ng304-in pada USER Context dan masukkan konfigurasi berikut pada USER Details;
canreinvite=no context=from-pstn host=ng304.xxx nat=no type=peer
  • Klik Submit Changes kemudian klik Apply Configuration Setting dan Pilih Continue With Reload.
  • Pada General Settings masih di bagian sama, aktifkan Allow Anonymous Inbound SIP Calls (yes), ini harusnya bisa diubah menjadi No, namun saya belum sempat oprek-oprek lagi.
  • Jangan lupa melakukan Apply Configuration apabila anda melakukan perubahan pada konfigurasi Briker IPPBX anda.

Konfigurasi Outbound dan Inbound Routes pada Briker IPPBX

Outbound routes harus diatur agar anda bisa menentukan telepon dengan nomor berapa yang diarahkan ke ng304 Trunk, dalam kasus ini saya menggunakan 9|. yang artinya apabila ada panggilan dari ekstension yang didahului dengan angka 9 dan diakhiri dengan angka berapa saja akan diarahkan ke Trunk ng304, dengan 9 dihilangkan (rule |).
Misalkan ada sebuah extension yang menekan nomor 98510017, maka panggilan tersebut akan dirouting ke Trunk NG304 dengan 9 hilang menjadi 8510017 saja dan nantinya Netphonic NG 304 akan melakukan panggilan keluar salah satu port FXO ke nomor tersebut.
Sementara itu Inbound Routes bisa diatur apabila anda ingin memisahkan telpon masuk ke nomor mana apakah akan di direct ke ekstension tertentu, atau ke Ring Group tertentu, atau ke IVR tertentu. Hal ini saya lakukan karena Nomor Telepon yang saya gunakan dalam hal ini 85911602 dan 85911606 akan saya arahkan ke IVR Magnet Hosting (operatornya adalah Ekstension Magnet Hosting) sementara nomor telepon 85912006 akan dijawab oleh IVR yang berbeda dengan operator yang berbeda juga.
Untuk konfigurasi Outbound Routes silahkan ikuti langkah berikut;
  • Klik menu Outbound Routes, masukkan nama route misalnya PSTN_PLMN (atau silahkan edit dari template yang ada), masukkan 9|. pada dial pattern, masukkan SIP/ng-304 pada Trunk Sequence no 0, contohnya dapat anda lihat pada gambar berikut;
briker-outbound-routes
  • Jangan lupa klik Submit Changes dan Apply Configuration setelah perubahan / input anda lakukan.
  • Sampai dengan tahap ini maka panggilan dengan 9 di depan yang dilakukan oleh ekstension yang sudah teregister melalui SIP di Briker IPPBX akan diarahkan ke Netphonic NG 304.
Untuk konfigurasi Inbound Routes silahkan ikuti langkah berikut;
  • Sebagai contoh, saat ini kita akan membuat Inbound Routes untuk telepon yang masuk dari Netphonic NG 304 dengan Caller ID 1602 (sesuai yang kita atur sebelumnya di Line Settings).
  • Klik menu Inbound Routes dan klik Add Incoming Routes.
  • Masukkan 1602 pada description (bisa disesuaikan) dan 1602 pada Caller ID Number.
  • Kemudian pada Set Destination silahkan pilih tindakan yang anda inginkan apabila ada telepon masuk dari Line 1602, dalam hal ini saya setup ke IVR dengan judul ‘Welcome-1′, sebelumnya anda harus melakukan setup IVR terlebih dahulu karena hal tersebut tidak dibahas disini.
  • Pilihan lainnya adalah, anda dapat mengarahkan tindakan ke Ring Groups sehingga beberapa telepon (ekstension) yang ada di Ring Groups tersebut akan berbunyi bersama-sama pada saat ada telepon masuk, atau bisa juga anda set langsung ke ekstension tertentu (direct) apabila anda ingin telepon masuk ke nomor tersebut adalah Line Dedicated ke ekstension tertentu.
  • Jangan lupa klik Submit setelah anda memasukkan / mengubah konfigurasi anda.
  • Buat Inbound Routes yang lain, dalam kasus saya, saya juga membuat Inbound Routes untuk 1606, 1636 dan 2006. Apabila anda tidak ingin memisahkan perlakukan terhadap telepon yang masuk, silahkan kosongkan Caller ID Number sehingga aturan routes tersebut akan berlaku untuk semua panggilan yang masuk ke Briker IPPBX (Any DID/ Any CID)
  • Pada saat ini panggilan yang masuk ke Netphonic NG 304 seharusnya sudah dapat diterima dan diarahkan oleh Briker IPPBX.

Setup Lainnya

Hal lain yang harus anda setup namun tidak saya ceritakan disini adalah diantaranya;
  • Melakukan setup Extension untuk koneksi dari PAP2T maupun X-Lite Softphones ataupun IP Phones melalui SIP.
  • Melakukan setup IP Phones, PAP2T maupun X-Lite untuk register ke Briker IPPBX
Apabila anda kesulitan melakukan hal-hal tersebut silahkan mampir ke forum developer VoIP Rakyat yang saya yakin pasti ada anggota lain yang mau membantu menyelesaikan permasalahan anda.

Referensi

  • Briker IPPBX http://www.briker.org
  • Forum VoIP Rakyat http://developer.voiprakyat.or.id/forum/index.php
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Mikrotik & Apk android - All Rights Reserved inovLy media online by inforZa